4 Desember 2007, Jessica Sherwood terpaksa harus melakukan apa yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang ibu.

Pada pukul 2:29 pm Jessica membuat sebuah keputusan yang tepat meskipun sangat sulit yaitu mencopot alat pendukung kehidupan dari tubuh bayi perempuannya yang baru berumur 3 bulan.

Untuk mengenang London Marie yang mungil, saya ingin memulai sedikit cerita untuk diteruskan …

Jessica memiliki sebuah pesan yang saya ingin setiap orang bisa mengetahuinya …

Ini yang dikatakan Jessica:

"Jika Anda memiliki anak-anak, pastikan Anda memperhatikan mereka setiap waktu. Jangan mempercayakan mereka kepada orang yang tidak jelas. Percayalah, saya pikir saya bisa mempercayai Josh…. Tetapi sekarang, yaitu tanggal 4 Desembar 2007 pukul 2:29 AM, bayiku telah pergi…. Bayiku satu-satunya yang sangat kusayangi…. Josh akan membayar hal ini SEUMUR HIDUPNYA, meskipun dia bisa keluar dari penjara, dia pasti akan mati, dan kepada semua temanku yang mengenal London, Saya sangat marah dan kecewa bisa kehilangan bayi perempuanku yang sangat kusayangi. Dia meninggal pada hari ulangtahunnya yang ke tiga bulan.

London mengalami patah/retak pada enam tulang rusuknya, kedua kakinya patah, dan otaknya begitu rusak sehingga meskipun dia bisa selamat, dia akan sama seperti sayuran (keadaan seperti mati, vegetative state).

Oleh karena itu, saya melakukan apa yang tepat dan apa yang terbaik bagi bayiku, … mencabut alat pendukung kehidupannya

Apa yang terjadi pada bayiku adalah apa yang disebut Shaken Baby Sydrome [SBS]"

Bagi Anda yang tidak mengetahui apa itu Shaken Baby Syndrome perhatikan fakta-fakta mengenai hal ini ;

-Mengguncang, menyentak, dan menggoyang bisa menyebabkan pembuluh darah di kepala sobek atau bocor.

Shaken Baby Syndrome adalah mengguncang seorang bayi atau anak kecil pada tangan, kaki atau pundak dengan atau tanpa pengaruh langsung pada kepala.

Trauma ini (SBS) bisa menghasilkan pendarahan dan cedera pada otak tanpa kelihatan tanda-tandanya

Seringkali orang yang kesal ketika menjaga bayi atau anak kecil mengguncang mereka untuk bisa menghentikan tangisan mereka. Mereka merasa hal tersebut tidak berbahaya. Namun, otak dan pembuluh darah seorang bayi amat sangat rapuh terhadap gerakan seperti mengguncang, menyentak, dan menggoyang.

Otot leher dari seorang bayi atau anak kecil sangatlah lemah, kepala bayi relatif berat dan leher tidak bisa mensuport tekanan atau tegangan akibat goncangan atau goyangan

-Mengguncang seorang anak yang masih sangat kecil, dengan atau tanpa pengaruh langsung pada kepala, bisa menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, kelumpuhan syaraf, kehilangan pendengaran, cedera tulang belakang, kejang, hambatan dalam belajar, dan bahkan kematian.

Sangatlah tragis ketika bayi-bayi yang sehat dan normal menderita hal-hal yang telah disebutkan diatas hanya karena hal sederhana, yaitu orang yang menjaga mereka tidak tahu tentang bahaya yang berkaitan dengan Shaken Baby Syndrome

Diperkirakan 1,200 sampai 1,400 kasus Shaken Baby Syndrome (SBS) terjadi setiap tahun di Amerika Serikat.

Hanya 1 dari 4 bayi mati akibat Shaken Baby Syndrome
NAMUN, tiga bayi lainnya memerlukan perhatian medis secara terus menerus selama hidup mereka yang pendek.

London di Rumah Sakit


London after she passed






Rest in Peace London Marie Sherwood

September 4th, 2007-December 4th, 2007


Post a Comment Blogger

 
Top